Mereka adalah Umar ibn Abd Al-Aziz, Muhammad ibn Abu Bakr ibn Hazm, Muhammad ibn Syihab Al-Zuhri, Al-Ramahurmuzi, Imam Al-Bukhari,Imam Muslim, Imam Al-Nasa’i, Imam Abu Daud, Imam Al-Tirmidzi,dan Ibnu Majah. B. Tujuan: 1. untuk mengetahui para tokoh-tokoh ulama hadist. 2. untuk mengetahui biografi singkat para ulama hadist. Dalam hadits Shahih Muslim dikisahkan: Dari Abu Said Al Khudri RA, bahwasanya Rasulullah SAW telah bersabda, “Pada zaman dahulu ada seorang laki-laki yang telah membunuh sembilan puluh sembilan orang. Kemudian orang tersebut mencari orang alim yang banyak ilmunya. Lalu ditunjukkan kepada seorang rahib dan ia pun langsung mendatanginya. Penyebab Hadis Imam Ahmad, Imam Abu Daud, dan Imam Turmudazi telah mengetengahkan —begitu pula Imam Nasai yang lafaz hadis ini menurut yang ada padanyamelalui Abu Sa’id Al-Khudri yang menceritakan bahwa ia menjumpai Nabi Saw. sedang melakukan wudu dari sumur Budha’ah. Abu Sa’id Al-Khudri, meriwayatkan 1.170 hadis. Demikianlah sahabat bacaan madani ulasan tentang pengertian rawi hadits dan syarat-syarat perawi hadis. Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari pembahasan tersebut. Artinya : Abu Yahya, Shuhaib bin Sinan RA, berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sungguh unik urusan orang yang beriman itu. Semua urusannya, baik baginya. Hal itu hanya dimiliki oleh orang yang beriman. Jika dia memperoleh kegembiraan, dia bersyukur, dan itu baik baginya. Jika ditimpa kesulitan, dia bersabar, dan itu baik baginya.” (Muslim). Diantara sahabat yang mempunyai nama besar dibidang hadits adalah khalifah empat, Abu Hurairah, ‘Aisyah Ummul Mukminin, Abdullah Ibn Umar, Abu Said Al-Khudri, Zaid Ibn Tsabit dan lain-lain. Dikota ini muncul generasi tabiin seperti Said Ibn Al-Musayyib, Urwah Ibn Az-Zubair, Ibn Syihab Az-Zuhri, Ubaidillah Ibn Utbah Ibn Mas’ud, Salim Ibn .

hadits dari abu sa id al khudri